Diversifikasi Olahan Lele untuk Memperkuat Ketahanan Pangan Dan Gizi Keluarga
Halo Campusbrainers. Dihari Senin yang cerah ini, kampus tercinta kita ada berita menarik nih. Simak ya!
Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pelatihan pemberdayaan Kelompok Dasawisma Teratai Dusun Sukunan, Banyuraden, Gamping, Sleman, DIY, pada Sabtu, 15 Agustus 2026 di Roemah Yusi Boyolali. Kegiatan ini berfokus pada diversifikasi olahan ikan lele sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kualitas gizi keluarga. Pelatihan tersebut melibatkan dosen dan mahasiswa UMS serta Pokdakan Mina Mulya sebagai mitra penghasil ikan lele.
Dalam kegiatan tersebut, anggota Dasawisma Teratai mendapatkan pelatihan dan praktik langsung mengolah ikan lele menjadi berbagai produk pangan, seperti abon lele, dimsum lele, empek-empek lele, dan stik lele. Program ini bertujuan agar ikan lele tidak hanya dikonsumsi sebagai olahan goreng atau bakar, tetapi dapat diolah menjadi produk yang lebih beragam, menarik, bergizi, dan memiliki nilai jual. Diversifikasi ini juga diharapkan dapat mendukung pemenuhan protein keluarga serta membantu pencegahan stunting.
Ketua Tim Pengabdi UMS, Dr. Ir. Muchlison Anis, S.T., M.T., menjelaskan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada aspek pangan dan gizi, tetapi juga membuka peluang usaha rumahan bagi kelompok masyarakat. Rangkaian kegiatan telah dimulai sejak 26 April 2026 melalui sosialisasi dan kerja sama antara Dasawisma Teratai dengan Pokdakan Mina Mulya. Melalui keberlanjutan program ini, Dasawisma Teratai diharapkan mampu membangun usaha bersama berbasis olahan lele sekaligus meningkatkan kemandirian pangan, gizi, dan ekonomi keluarga.
SENTABERAF
Tidak ada komentar