Melalui YCAM - TCS, Abi Umaroh Dorong Kesadaran Pelajar Terhadap Hak atas Udara Bersih
Halo Campusbrainers. Di hari Jumat
yang cerah ini, kampus tercinta kita punya berita menarik nih. Simak ya!
Mahasiswa Magister Ilmu Hukum dan
Ilmu Politik (FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta, kembali mengahrumkan
almamater lewat prestasinya. Abi Umaroh berhasil terpilih menjadi peserta
GerakDampak Academy 2026, setelah melewati proses seleksi yang meliputi 1.080
pendaftar dari seluruh Indonesia. Dalam kegiatan ini, ia mengusung program
Youth Clean Air Movement for Tobacco Control Semarang (YCAM-TCS). Program ini
digunakan untuk mengedukasi para pelajar akan bahayanya produk tembakau dan
dampak yang dihasilkan, ia mengedukasi melalui workshop, praktik pengawasan
kawasan tanpa rokok, dan kampanye digital.
Sumber:
UMS News
Program ini memiliki beberapa
rangkain kegiatan yang dimulai dari tanggal 1-20 Agustus sebagai Tahap
Persiapan, 22 Agustus dimulainya Pelaksanaan Workshop, kemudian di tanggal 23-15
September sebagai Evaluasi Program dan Disemani hasil ke Sekolah. Program ini
dilaksanakan secara hybrid, tetapi kegiatan luring dipusatkan di salah
satu sekolah di Kota Semarang, dalam pelakasanaannya program ini juga
berkolaboratif dengan Pemerintah Kota Semarang.
Sumber:
UMS News
Dalam program ini Abi Umaroh
menjelaskan mengapa ia memilih isu tersebut, dikarenakan hak pelajar atas udara
bersih di Kota Semarang belum terpenuhi secara optimal. Data menunjukkan
implementasi Peraturan Daerah Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Kota Semarang baru
mencapai 20,69%. Selain itu, penelitian Youth Impact Circle menemukan 375 titik
iklan rokok dalam lingkungan sekolah, kondisi tersebut diperparah oleh
tingginya kasus ISPA yang mencapai 27.859 kasus pada tahun 2024. Dengan adanya
program ini diharapkan, meningkatkan kesadaran pelajar melalui pendekatan yang
partisipatif dan aplikatif, dengan pendekatan ini pelajar memperoleh
pengetahuan dan keterampilan mengawasi pelanggaran KTR di lingkungan sekitar.
GAVISTRA
Tidak ada komentar