Header Ads

Olyra, Inovasi Deteksi ADHD Buatan Pelajar Indonesia yang Sukses Raih Emas di Malaysia

Tujuh siswa SMA asal Indonesia berhasil mengharumkan nama bangsa di ajang internasional yang digelar di Malaysia. Mereka menciptakan sebuah inovasi perangkat deteksi ADHD bernama Olyra dan berhasil membawa pulang medali emas. Ketujuh siswa tersebut berasal dari SMAN 5 Yogyakarta, SMAN 6 Yogyakarta, SMAN 1 Kartasura, dan SMA Regina Pacis Surakarta, yaitu Maheswara Nala Wisadewa, Farek Ibrahimiya Whisnuwardana, Amelia Fahima Atlatar, Jordan Oliver Adhiwinara, Jiwa Pertama Nugroho, Clara Letitia Olivia Gunawan, dan Raina Pio Aurelia Santosa.

Source : kompas.id

Olyra merupakan perangkat inovatif yang dirancang untuk membantu proses identifikasi awal Attention Deficit Hyperactivity Disorder atau ADHD. Alat ini menggabungkan hardware berupa headband pembaca aktivitas otak dengan software yang dikembangkan sendiri oleh tim. Inovasi ini lahir dari kepedulian para siswa terhadap tantangan dalam proses deteksi dini ADHD yang selama ini membutuhkan proses panjang dan kompleks.

Keberhasilan Olyra mendapat pengakuan internasional menjadi bukti nyata bahwa pelajar Indonesia mampu bersaing dan berinovasi di tingkat dunia. Lewat riset dan pengembangan yang mereka lakukan secara mandiri, prestasi ini sekaligus menunjukkan bahwa inovasi berbasis teknologi kesehatan tidak hanya milik negara maju. Pencapaian ini diharapkan mendorong lebih banyak pelajar Indonesia untuk berani berinovasi dan membawa solusi nyata bagi permasalahan di sekitar mereka.

(NAWRA)

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh merrymoonmary. Diberdayakan oleh Blogger.