LKMM 2026 Ajak Fungsionaris Ormawa UMS Bersinergi Ciptakan Kepemimpinan Adaptif dan Kolaboratif
Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa (LKMM) 2026 diselenggarakan oleh Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta Inovasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada Rabu–Kamis, 11–12 Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung secara luring di Syariah Hotel Solo by Lorin. Mengusung tema “Menjalin Sinergi Fungsionaris Ormawa Berkemajuan yang Mencerdaskan Peradaban” serta “Mewujudkan Kepemimpinan Berkemajuan yang Adaptif dan Kolaboratif”, LKMM diikuti oleh fungsionaris Organisasi Kemahasiswaan UMS periode 2026.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bekal manajerial kepada pengurus baru Ormawa, menyelaraskan visi dan misi organisasi di lingkungan universitas, serta memperkuat nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) dalam kepemimpinan. Selain itu, LKMM menjadi wadah membangun jejaring koordinasi antar-Ormawa se-UMS. Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan berbagai materi strategis, antara lain manajemen organisasi dan kepemimpinan, kerja tim menuju Simkatmawa unggul, manajemen konflik, kepemimpinan Islami, hingga pengambilan keputusan organisasi.
Pada hari kedua, materi difokuskan pada layanan dan tata kelola kemahasiswaan, meliputi bidang talenta, inovasi, prestasi, soft skill, minat bakat, tata tertib mahasiswa, serta sosialisasi sistem informasi seperti SIMORMAWA dan SIPRESMA. Kegiatan juga diisi dengan sesi konsolidasi bersama Wakil Dekan Kemahasiswaan dan pembina UKM, serta perumusan rencana tindak lanjut. Seluruh rangkaian acara dipandu oleh narasumber dari pimpinan universitas dan para akademisi yang kompeten di bidangnya.
Adapun mekanisme pelaksanaan diatur secara tertib melalui technical meeting sebelumnya. Peserta diwajibkan melakukan registrasi ulang, mengenakan dresscode sesuai ketentuan, mengisi presensi manual dan QR Code di setiap sesi, serta membuat resume seluruh materi sebagai bentuk evaluasi. Dengan metode full offline dan aturan yang disiplin, LKMM 2026 diharapkan mampu membentuk kepemimpinan mahasiswa yang adaptif, kolaboratif, serta berkemajuan demi mendukung peradaban yang lebih mencerdaskan.
(NAWRA)
Tidak ada komentar