Header Ads

UMS Dorong Pembelajaran Jasmani Berbasis Budaya Lewat Kuliah Tamu Internasional

Halo Campusbrainers, selamat hari Rabu!
Kali ini, kita bakal bahas salah satu kegiatan menarik dari Universitas Muhammadiyah Surakarta yang mengangkat nilai budaya lewat pendidikan jasmani. Yuk, simak ceritanya!

Source : Berita UMS
Source : Berita UMS
Pendidikan jasmani tidak hanya berfokus pada aktivitas fisik semata, tetapi juga memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai budaya dan karakter peserta didik. Hal tersebut menjadi perhatian utama Program Studi Pendidikan Jasmani Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui kegiatan International Guest Lecture bertema “Promoting Student Well-Being Through Traditional Games in School Physical Education” yang dilaksanakan secara daring pada Senin (6/1).

Ketua Program Studi Pendidikan Jasmani FKIP UMS, Dr. Eko Sudarmanto, S.Pd., M.Or., menyampaikan bahwa permainan tradisional dapat dijadikan alternatif pembelajaran yang menarik dan bermakna. Melalui permainan tradisional, mahasiswa dan siswa dapat belajar tentang kerja sama, sportivitas, serta pelestarian budaya. Ia juga menekankan pentingnya peran pendidikan jasmani dalam membentuk karakter generasi muda yang berakar pada nilai-nilai budaya lokal.

Source : Berita UMS
Kegiatan kuliah tamu internasional ini menghadirkan Dr. Tomas Febrian dari Kanada sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, Tomas menjelaskan bahwa permainan tradisional memiliki pengaruh besar terhadap kesejahteraan siswa (student well-being). Aktivitas tersebut tidak hanya membantu siswa menjadi lebih aktif secara fisik, tetapi juga mendukung kesehatan mental, meningkatkan interaksi sosial, dan menumbuhkan empati. Pandangan ini sejalan dengan visi UNESCO 2030 yang menekankan pentingnya aktivitas fisik sebagai bagian dari pendidikan yang menyeluruh.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Pendidikan Jasmani FKIP UMS menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan global, namun tetap berpijak pada nilai-nilai budaya bangsa. Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus memperluas wawasan dosen dan mahasiswa dalam mengembangkan pembelajaran pendidikan jasmani yang inovatif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan peserta didik. (JIDAN)

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh merrymoonmary. Diberdayakan oleh Blogger.