Tingalan Jumenengan Kaping 4, Mangkunegara X Tegakkan Marwah Mangkunegaran
Pura Mangkunegaran menggelar peringatan Tingalan Jumenengan KGPAA Mangkunegara X, pada Selasa (27/1). Upacara adat ini digelar untuk menandai kenaikan takhta ke-4 Mangkunegara X sebagai Adipati Mangkunegaran. Sejak pagi, kawasan Pura Mangkunegaran dipadati tamu undangan, abdi dalem, serta masyarakat yang ingin menyaksikan langsung prosesi sakral tersebut.
Sumber : jatengprov.go.idProsesi Jumenengan berlangsung khidmat di kompleks Ndalem Ageng Pura Mangkunegaran, dihadiri sejumlah tokoh nasional, pejabat pemerintah, perwakilan keraton, dan tamu kehormatan dari berbagai daerah. Kehadiran para tokoh ini mempertegas posisi Mangkunegaran sebagai salah satu pusat pelestarian budaya Jawa yang masih aktif dan relevan di tengah dinamika zaman modern.
Rangkaian acara diawali dengan ritual adat, kirab, hingga pementasan Tari Sakral Bedhaya Anglir Mendhung, tarian khusus yang hanya ditampilkan pada momentum penting Mangkunegaran. Setiap tahapan prosesi dijalankan dengan tata cara yang ketat dan penuh makna, mencerminkan nilai filosofi, kepemimpinan, serta tanggung jawab seorang raja terhadap masyarakat dan warisan leluhur.
Tingalan Jumenengan bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan simbol kesinambungan sejarah dan komitmen pelestarian budaya Jawa. Melalui peringatan ini, Mangkunegaran menegaskan perannya sebagai penjaga tradisi sekaligus penggerak budaya yang mampu menyatukan nilai adat dengan semangat kebangsaan, serta membuka ruang partisipasi masyarakat dalam merawat identitas budaya Nusantara. (NAWRA)
Tidak ada komentar